Penyakit Insomnia Pada Lansia

Penyakit insomnia pada lansia terjadi akibat tidak tercapainya tahap tidur REM karena sering terjaga. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Menurut sejarah, kurang tidur merupakan suatu kelebihan bagi beberapa orang untuk bisa bertahan hidup.

Secara teknik, insomnia didefinisikan sebagai sulit tidur atau sulit tidur kembali saat terjaga di malam hari. Sulit dipercaya, orang-orang yang telah mencapai usia lebih 65 tahun memiliki kebiasaan bangun sebanyak 25 kali dalam semalam dan frekuensinya terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Sepertiga populasi bangun berkali-kali di malam hari, sementara seperempatnya bangun lebih awal di pagi hari dan sulit untuk tidur kembali.

Penyakit Insomnia Pada Lansia

Penyakit Insomnia Pada Lansia

INSOMNIA PADA LANSIA

Penyakit Insomnia Pada Lansia biasanya muncul dalam bentuk kesulitan untuk tidur dan sering terbangun atau bangun terlalu awal. Atur waktu tidur dengan baik, ikuti petunjuk sleep hygiene dan cobalah untuk lebih berpikiran positif dengan lebih berfokus pada vitalitas di siang hari yang segar bugar dibandingkan kualitas tidur malam sebelumnya.
Perubahan pola tidur pada usia lanjut banyak disebabkan oleh kemampuan fisik usia lanjut yang semakin menurun. Kemampuan fisik menurun terkait oleh kemampuan organ dalam tubuh yang menurun juga seperti jantung, paru-paru dan ginjal. Penurunan tersebut mengakibatkan daya tahan tubuh dan kekebalan turut berpengaruh.

Pada usia lanjut biasanya insomnia lebih sering menyerang. Hal ini teradi sebagai efek samping (sekunder) dari penyakit lain seperti nyeri sendi, osteoporosis, payah jantung, parkinson atau depresi. Jika penyebab utamaya tidak diatasi dengan sendirinya gangguan tidur tidak akan pernah teratasi. Pada kondisi seperti ini obat tidur bukanlah solusi yang tepat.

Tidak perlu khawatir karena semuanya berjalan dnegan wajar dan manusiawi. Orang lanjut usia amat mudah lelah sehingga sering tertidur pada siang hari. Kita harus lebih berhati-hati karena kantuk di siang hari bisa menjadi tanda adanya gangguan tidur. Gangguan tersebut bisa berupa sleep apnea (OSA) dan Periodic Limb Movements in Sleep (PLMS). Keduanya adalah gangguan yang bisa diatasi dengan pola tidur yang baik.

Untuk mengobati Penyakit Insomnia Pada Lansia lakukan olahraga yang ringan, tetapi teatur seperti jalan kaki di pagi hari, berkari-lari kecil, senam atau sekedar peregangan otot. Hal ini terbukti mampu memperbaiki kualitas tidur pada lanjut usia. Melakukan jalan pagi atau senam lanjut usai di saat subuh mampu meningkatkan vitalitas di usai lanjut.  Dengan berolahraga, diharapkan dapat tidur lebih cepat, lebih jarang terbangun dan tidur lebih dalam.

Tidur siang hanya dianjurkan jika pada saat malam sebelumnya kekurangan tidur. Tidur siang akan mengurangi utang tidur, padahal utang tidur diperlukan untuk meningkatkan dorongan homeostatik untuk tidur. Tidur siang selama 15 menit biasanya sudah cukup memberikan kesegaran untuk berakitvitas.

Penyakit Insomnia Pada Lansia bisa diatasi salah satu caranya adalah dengan beranggapan bahwa tidur merupakan aktivitas yang penting untuk kesehatan tubuh dan untuk kualitas mental Anda. Untuk orang yang berusia lanjut, tidur alami atau tidur malam merupakan suatu hal yang baik karena bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan juga untuk membentuk ingatan, serta memberikan tubuh untuk bisa memperbaiki kekrusakan yang terjadi pada sel di siang hari dan bisa membantu membuat tubuh menjadi lebih bugar dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang bisa mencegah berbagai serangan penyakit.

DAMPAK INSOMNIA

Sebagian dokter menganggap bahwa tidur merupakan suatu alat barometer alami yang berasal dari kesehatan. Ibaratnya adalah seperti kita sedang mengukur temperatur suhu seseorang. Orang lansia yang tidak bisa tidur dengan baik dan mendapatkan masalah susah tidur biasanya akan lebih mudah beresiko mengalami depresi, masalah pada perhatian dan juga ingatan, serta mengantuk lebih sering di siang hari dengan berlebihan. Mereka juga akan cenderung jatuh di dalam hari dan merasakan sensitif pada rasa sakit dengan berlebihan. Tidak cukup tidur akan mengakibatkan gangguan kesehatan pada tubuh kita. Mempunyai suatu resiko uuntuk mengalami penyakit jantung, penyakit diabetes, kenaikan berat badan, dan penyakit kanker payudara.

Penyakit insomnia pada lansia biasanya membuat mereka lebih sering terbangun di malam hari. Dan hal ini akan mengakibatkan Anda harus menghabiskan waktu Anda lebih lama di atas tempat tidur untuk bisa mendapatkan waktu tidur yang dibutuhkan oleh Anda, atau juga Anda harus mengganti waktu yang hilang dengan tidur siang. Dan untuk beberapa kasus, perubahan dari pola tidur yang terjadi adalah suatu hal yang normal dan tidak mengindikasikan suatu masalah pada susah tidur.

Cara mengobati insomnia yang bisa dilakukan sebaiknya adalah meningkatkan level melatonin dengan lebih alami. Cahaya yang dibuat sendiri bisa menekan produksi dari tubuh Anda pada hormon melatonin, yakni hormon yang bisa membuat Anda menjadi lebih mengantuk. Anda bisa menggunakan bola lampu dengan voltase yang lebih rendah jika aman untuk digunakan, dan sebaiknya matikan TV dan juga komputer 1 jam sebelum Anda tidur.

Penyakit Insomnia Pada Lansia

http://penyakitkankerpayudara.com/


=====================================

>>> Kapsul Herbal Susah Tidur Untuk Mengatasi Insomnia, Membantu Mengatasi Gejala Susah Tidur Sekaligus Mengatur Pola Tidur Yang Berkualitas, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Insomnia and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *