Dampak Buruk Peyakit Insomnia

Dampak Buruk Peyakit Insomnia – Penyakit insomnia sebenarnya bukanlah penyakit, namun merupakan gejala yang di dasari oleh beberapa kemungkinan penyebab, seperti gangguan emosional, gangguan fisik dna penggunaan narkoba. Masalah kesulitan tidur sering kali dialami, baik oleh anak usia muda maupun orang tua, dan terjadinya sering bersamaan dengan ganguan emosional. Seperti kecemasan, kegelisahan, depresi, atau ketakutan. Kadang kadang seseorang juga bisa mengalami kesulitan tidur walaupun tubuh dan  otak tidak lelah.

Dampak Buruk Peyakit Insomnia

Dampak Buruk Peyakit Insomnia

Dengan bertambahnya usia, kualitas tidur akan cenderung menurun. Stadium juga bisa berubah-ubah, misalnya dari stadium 4 berubah menjadi lebih kecil dan akhirnya akan menghilang. Karena perubahan ini, walaupun sebenarnya normal, namun sering membuat orang tua akan berfikir jika dirinya tidak mendapatkan cukup tidur. Pola bangun saat dini hari lebih sering ditemukan oleh orang tua. Beberapa orang akan tertidur secara normal, tetapi terbangun beberapa jam kemudian, dan  sulit untuk bisa tertidur lagi. Kadang kadang orang tidur dalam keadaan cemas, dan esoknya akan masih terasa kurang cukup tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda depresi. Orang juga akan mungkin mengalami pola gangguan tidur berbalik, yaitu tidak tidur bukan saat jam tidur, dan terbangun pada waktu tidur.

Gejala Penyakit Insomnia

Penderita akan mengalami kesulitan saat tidur, atau sering terbangun di malam hari dan merasa lelah esoknya sepanjang hari. Proses awal orang dengan insomnia, mengacu pada kebiasan lama waktu akan tidur sampai waktu tidur. Untuk insomnia psikofisiologis, penderita mungkin akan mengeluh merasa cemas, tegang, atau terlalu lama/ banyak mengingat masalah dimas lalu atau dimasa depan  secara terus menerus saat berbaring ditempat tidur dan tidak tidur.

Berikut ini adalah gejala insomnia yang mungkin banyak sekali orang mengalami :

  • Sering terbangun di tengah malam hari, sehingga mengantuk keesokan di siang harinya.
  • Sulit untuk memulai tidur atau tidak bisa menutup mata
  • Bisa mudah tertidur, tetapi bangun terlalu awal dan tidak bisa tidur kembali.

Penyebab Insomnia

  • Ketegangan
  • Stress di rumah atau tempat kerja
  • Kecemasan dan depresi
  • Perubahan gaya hidup, misalnya pindah rumah
  • Lingkungan yang bising dan sangat tidak nyaman untuk tidur
  • Penyakit yang dapat menyebabkan nyeri, sesak nafas atau sering buang air kecil
  • Faktor usia

Dampak Buruk Penyakit Insomnia pada Kesehatan

  1. Dampak Buruk Penyakit Insomnia menjadi Pelupa

Pada tahun 2009, peneliti dari Amerika Serika dan Perancis menemukan bahwa peristiwa otak yang disebut dengan sharp wave ripplees, bertangguang jawab menguatkan memori pada otak. Even ini juga akan mentransfer informasi dari hipokampus ke neokorteks di otak, dimana kenangan jangka panjang disimpan. Sharp wave ripples terutama pada saat tidur.

  1. Dampak Buruk Penyakit Insomnia Meningkatkan Resiko Kematian

Penelitian Inggris menemukan bagaimana pola tidur yang dapat mempengaruhi angka kematian lebih dari 10.000 pegawai sipil Inggris selama dua dekade. Berdasarkan hasil sbeuah penelitian. Orang yang kurang tidur dari 5-7 jam dalam sehari dapat meningkatkan resiko kematian karena berbagai macam dampak buruk penyakit insomnia. Bahkan kurang tidur akan bisa meningkatkan dua kali lipat resikko kematian akibat pennyakit kardiovaskular.

  1. Dampak Buruk Penyakit Insomnia Mempengaruhi kesehatan kulit

Kebanyakan orang kulitnya terlihat pucat dan mata bengkak karena kurag tidur malam. Kondis karena kurang tidur yang kronis bisa mengakibatkan kulit kusam, garis-garis halus pada wajah, dan lingkaran hitam di bawah mata. Bila Anda tidak mendapatkan cukup tidur, maka tubuh akan melepaskan hormon stres (kortisol) berlebih. Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen kulit atau protein yang menjaga kulit tetap halus dan elastis . Kurang tidur juga dapat menyebabkan tubuh kurang mengeluarkan hormon pertumbuhan(HGH). Ketika kita masih muda, hormon HGH mendorong pertumbuhan. Dalam hal ini, hormon ini membantu untuk meningkatkan massa otot, penebalan kulit, dan memperkuat tulang.

  1. Dampak Buruk Penyakit Insomnia Dapat Menyebabkan Depresi

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Pennsylvania tahun 1997 melaporkan bahwa tidur kurang dari 5 jam per hari selama tujuh hari bisa menyebabkan orang menyebabkan stres, marah, sedih, dan kelelahan mental. Selain itu, kurang tidur dan gangguan tidur menjadi salah satu penyebab gejala depresi. Insomnia dan kurangnya nafsu makan akibat depresi saling terkait. Kurang tidur bisa memperparah gejala depresi, dan depresi itu sendiri akan membuat lebih sulit tidur. Sisi positifnya, pola tidur yang baik dapat membantu mengobati depresi.

  1. Dampak Buruk Penyakit Insomnia Penurunan Konsentrasi

Pola tidur yang baik berperan penting untuk berpikir dan belajar. Kurang tidur dapat mempengaruhi banyak hal. Yang pertama pertama adalah terngganggunya kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Hal ini akan  membuat proses belajar menjadi sulit dan tidak efisien. Terus yang kedua, Siklus tidur di malam hari berperan dalam menguatkan memori dalam pikiran. Jadi jika tidak cukup tidur, maka kita tidak akan mampu mengingat apa yang telah kita pelajari dan alami seharian. Bahkan kurang tdur dapat membahyakan bagi otak.

Dampak Buruk Peyakit Insomnia

Cara Beli Obat Insomnia

Jual Obat Insomnia Susah Tidur Untuk Mengatasi Insomnia, Membantu Mengatasi Gejala Susah Tidur sekaligus Mengatur Pola Tidur Yang Berkualitas

Harga Obat Insomnia Mujarab

Harga Obat Insomnia 1 botol Isi 80 Kapsul = Rp.115.000,-/botol

Cara Pemesanan Obat Insomnia: SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Insomnia, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Kapsul Herbal Susah Tidur Untuk Mengatasi Insomnia, Membantu Mengatasi Gejala Susah Tidur Sekaligus Mengatur Pola Tidur Yang Berkualitas, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Insomnia and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.