Penyakit Insomnia

Banyak orang mengeluh susah tidur. Memang kedengarannya agak lucu, tidur itu sesuatu pekerajaan yang paling mudah, mengapa orang bisa susah tidur. Andaikata orang mengeluh susah bangun tidur, rasanya ini lebih bisa dimengerti. Namun, banyak orang yang mengeluh sulit tidur. Jika ditanya jam berapa masuk kamar dengan maksud untuk tidur dan jam berapa tertidur, jawabannya cukup bervariasi.

Insomnia adalah gangguan psikis meskipun faktor fisik juga berpengaruh. Bila penyebabnya adalah gangguan psikis yang diperlukan untuk mengatasinya adalah tindakan psikis. sementara bila penyebabnya adalah gangguan fisik, secara simptomatis gangguan inilah yang diupayakan untuk dikurangi.

Dengan kata lain, insomnia merupakan ketidakmampuan seseorang untuk tidur selama periode yang seharusnya, di saat orang-orang biasanya tidur dnegan lelap pada malam hari.

Adapula insomnia yang disebabkan oleh penyakit Faral farmilial Insomnia (Baggiby, 1968) yang termasuk penyakit yang dipicu oleh prion. Banyaknya orang yang menderita gangguan tidur di Amerika serikat berkisar dari 10-38% dari jumlah penduduk.

Penyebab gangguan tidur atau insomnia ini diantaranya adalah depresi, gangguan jiwa atau teman tidur yang mendengkur. Sepuluh persen dari jumlah penderita gangguan tidur mengatasi problem tidurnya dengan mengkonsumsi obat.

Gangguan sulit tidur alias insomnia memang snagat mengganggu. Banyak orang yang memiliki jalan pintas dan tanpa berkonsultasi ke dokter langsung minum obat tidur. Tidur memang bisa jadi pulas, tapi ketika bangun badan Anda akan terasa semakin lemas dan lesu.

Posted in Penyakit Insomnia | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Insomnia Secara Alami

Setiap orang pasti memiliki kebutuhan tidur yang berbeda-beda. Walau memang setiap orang pasti akan mengalami masa susah tidur di hidupnya, namun biasanya hal ini terjadi hanya sementara saja dan tidak menetap. Masalah insomnia ini terjadi di malam hari, yang menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan untuk mendapatkan tidur yang sehat dan mendapatkan tidur yang berkualitas. Banyak faktor pemicu yang menyebabkan insomnia ini terjadi.

Jenis penyakit insomnia dibagi menjadi tiga yakni, susah untuk tidur, bangun terlalu awal atau sebelum pagi, dan susah tidur beberapa jam di malam hari. Gejala insomnia susah tidur ditandai dengan gejala seperti sesak napas, atau sering buang air kecil, dan sering menahan sakit. Cemas atau khawatir yang berlebihan juga merupakan salah sat tanda dan penyebab dari terjadinya masalah insomnia ini.  Cara mengobati insomnia secara alami bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup yang sehat.

Cara mengobati insomnia secara alami dengan tidur sehat merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu Anda membangun kembali kebiasaan tidur yang baik. Cara ini dilakukan dengan pergi tidur pada waktu yang sama disetiap malam hari dan bagun di pagi hari di waktu yang sama juga. Apapun kondisinya lakukan cara ini secara rutin dan teratur. Yang perlu dihindari adalah jangan tidur siang, jangan mengonsumsi terlalu bannyak kafein dan juga nikotin karena bisa menyebabkan Anda menjadi susah tidur.

Cara mengobati insomnia secara alami dengan tidak mengonsumsi alkohol merupakan salah satu cara yang sehat juga yang bisa Anda lakukan untuk membantu Anda mendapatkan tidur yang berkualitas. Sebaiknya juga jangan tidur dalam keadaan lapar. Jika Anda mendapatkan tidur yang nyenyak, maka keesokan harinya Anda akan terbangun dengan keadaan yang segar dan dengan suasanan yang nyaman.

Cara mengobati insomnia secara alami dengan mandi menggunakan air hangat yang sudah dicampur dengan lavender bisa membantu Anda mengatasi masalah insomnia. Lakukan relaksasi, dan lakukan relaksasi ini di malam hari atau sebelum Anda tidur. Teknik pernapasan juga bisa membantu Anda untuk mendapatkan tidur yang sehat.

Posted in Penyakit Insomnia | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Insomnia Pada Usia Lanjut

Penyakit insomnia pada lansia terjadi akibat tidak tercapainya tahap tidur REM karena sering terjaga. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Menurut sejarah, kurang tidur merupakan suatu kelebihan bagi beberapa orang untuk bisa bertahan hidup.

Secara teknik, insomnia didefinisikan sebagai sulit tidur atau sulit tidur kembali saat terjaga di malam hari. Sulit dipercaya, orang-orang yang telah mencapai usia lebih 65 tahun memiliki kebiasaan bangun sebanyak 25 kali dalam semalam dan frekuensinya terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Sepertiga populasi bangun berkali-kali di malam hari, sementara seperempatnya bangun lebih awal di pagi hari dan sulit untuk tidur kembali.

Gangguan tidur pada usia lanjut biasanya muncul dalam bentuk kesulitan untuk tidur dan sering terbangun atau bangun terlalu awal. Atur waktu tidur dengan baik, ikuti petunjuk sleep hygiene dan cobalah untuk lebih berpikiran positif dengan lebih berfokus pada vitalitas di siang hari yang segar bugar dibandingkan kualitas tidur malam sebelumnya.
Perubahan pola tidur pada usia lanjut banyak disebabkan oleh kemampuan fisik usia lanjut yang semakin menurun. Kemampuan fisik menurun terkait oleh kemampuan organ dalam tubuh yang menurun juga seperti jantung, paru-paru dan ginjal. Penurunan tersebut mengakibatkan daya tahan tubuh dan kekebalan turut berpengaruh.

Pada usia lanjut biasanya insomnia lebih sering menyerang. Hal ini teradi sebagai efek samping (sekunder) dari penyakit lain seperti nyeri sendi, osteoporosis, payah jantung, parkinson atau depresi. Jika penyebab utamaya tidak diatasi dengan sendirinya gangguan tidur tidak akan pernah teratasi. Pada kondisi seperti ini obat tidur bukanlah solusi yang tepat.

Tidak perlu khawatir karena semuanya berjalan dnegan wajar dan manusiawi. Orang lanjut usia amat mudah lelah sehingga sering tertidur pada siang hari. Kita harus lebih berhati-hati karena kantuk di siang hari bisa menjadi tanda adanya gangguan tidur. Gangguan tersebut bisa berupa sleep apnea (OSA) dan Periodic Limb Movements in Sleep (PLMS). Keduanya adalah gangguan yang bisa diatasi dengan pola tidur yang baik.

Untuk mengatasinya lakukan olahraga yang ringan, tetapi teatur seperti jalan kaki di pagi hari, berkari-lari kecil, senam atau sekedar peregangan otot. Hal ini terbukti mampu memperbaiki kualitas tidur pada lanjut usia. Melakukan jalan pagi atau senam lanjut usai di saat subuh mampu meningkatkan vitalitas di usai lanjut.  Dengan berolahraga, diharapkan dapat tidur lebih cepat, lebih jarang terbangun dan tidur lebih dalam.

Tidur siang hanya dianjurkan jika pada saat malam sebelumnya kekurangan tidur. Tidur siang akan mengurangi utang tidur, padahal utang tidur diperlukan untuk meningkatkan dorongan homeostatik untuk tidur. Tidur siang selama 15 menit biasanya sudah cukup memberikan kesegaran untuk berakitvitas.

Posted in Penyakit Insomnia | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Insomnia

Jika Anda kerap mengeluhkan kendala-kendala seperti kesulitan tidur, tidur tidak tenang, kesulitan menahan tidur, seringnya terbangun di pertengahan malam dan seringnya terbangun lebih awal. Anda mungkin termasuk salah satu dari jutaan orang penderita insomnia.

Insomnia yang kita alami bisa berlangsung beberapa hari saja sampai dua atau tiga minggu. Tetapi, pada kasus yang kronis, insomnia bisa bertahan lebih lama lagi. Insomnia kronis lebih sulit disembuhkan dan tidak bisa hilang dengan sendirinya.

Kita mungkin memerlukan pengobatan yang konsisten melalui bimbingan dokter atau spesialis tidur. Pada sebagian besar kasus insomnia, inti permasalahnya adalah emosional. Kegelisahan yang mendalam, kemarahan yang tak terkendali, situasi sosial yang tak berpihak termasuk di antara yang memciu sulitnya tidur.

Namun, hal yang perlu diingat adalah bahwa insomnia itu sendiri bukanlah suatu penyakit, melainkan hanya gejala dari beberapa penyakit yang diderita oleh Anda atau karena suatu permasalahan yang menimpa hidup Anda.

Posted in Penyakit Insomnia | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Insomnia Pada Anak

Beberapa gangguan tidur yang sering ditemukan adalah insomnia, hipersomnia, parasomnia, narkolepsi, sleep apnea, dan restless leg syndrome. Akibat adanya gangguan tidur, maka pada hari yang seharusnya bugar, ternyata badan anda terasa lelah dan mengantuk. Kalau anda mengalami hal yang demikian, jangan di anggap remeh, karena diduga anda merupakan salah satu penderita insomnia.

Insomnia dikelompokkan menjadi dua, yaitu insomnia primer dan insomnia sekunder. Insomnia primer, yaitu insomnia yang menahun dengan sedikit atau sama sekali tidak berhubungan dengan berbagai stres maupun kejadian yang dianggap luar biasa. Insomnia sekunder yaitu keadaan yang disebabkan oleh rasa nyeri, kecemasan, obat, depresi, atau stres yang hebat. Sesungguhnya insomnia bukanlah penyakit melainkan gejala yang memiliki berbagai penyebab seperti kelainan emosional, kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.

IInsomnia dapat menjadi salah satu pertanda adanya depresi yang muncul akibat gangguan psikiatrik yang ditandai oleh suasana perasaan (mood) yang depresif dan kehilangan minat dalam beraktivitas. Anda harus waspada ketika insomnia menghinggapi balita anda. Selama ini, insomnia lebih dikenal sebagai gangguan tidur pada orang dewasa, terutama mereka yang mengidap stres. Padahal, sebuah lembaga penelitian kesehatan di Amerika Serikat melaporkan, ada sekitar 84% anak usia balita menderita gangguan tidur yang menetap.

Di Indonesia berdasarkan hasil survei yang digelar oleh satu majalah kesehatan menyatakan bahwa sekitar 51,3% dari 80 anak usia balita bersekolah terbukti mengalami gangguan tidur. Energi anak-anak tersebut seolah tak pernah habis dan tahan membuka mata hingga tengah malam. Tanpa mengenal lelah ia melompat-lompat ditempat tidur, bermain game, mengoceh atau bernyanyi keras-keras. Dan jika dipaksa tidur ia akan berunjuk rasa dengan tingkah yang menyebalkan.

Posted in Penyakit Insomnia | Tagged , , , , , , , | Leave a comment